Selasa, 30 Mei 2017

Sejarah Batik Kawung dan Maknanya

Posted by Iwak Kalataw on 02.52 with No comments
Batik itu apa sih? Batik adalah sebuah seni melukis diatas kain yang nantinya kain tersebut akan digunakan sebagai pakaian. Pakaian ini bisa digunakan oleh pria dan wanita. Pada umumnya digunakan untuk kemeja untuk pria, dan bawahan untuk wanita. Salah satu motif yang dilukis diatas kain batik adalah Batik Kawung. Pernah dengan nama ini? Batik Kawung adalah salah satu motif Jawa yang cukup terkenal.
Motif batik Kawung terdiri dari empat buah lingkaran putih yang berbentuk persis seperti kolang-kaling, dimana mereka saling berhadapan layaknya empat kelopak bunga. Bentuk ini membuat motif Kawung menjadi simetris dan terlihat sangat rapih. Nah, batik Kawung ini memiliki unsur budaya Jawa yang sangat kental sekali. Terdapat makna-makna yang tersirat dalam penggunaan motif batik Kawung.
foto:pemoeda.com
Motif ini biasa digunakan oleh Abdi Dalem Keraton atau disebut juga sebagai pelayan kerajaan. Sebelum Indonesia masuk pada jaman modern, konon motif Kawung ini hanya diperkenankan untuk digunakan oleh keluarga terdekat Sultan Hamengkubuwono saja. Wah hebat sekali ya. Ini membuktikan bahwa motif kawung merupakan motif yang bermakna dalam dan mulia.
Asal Nama Batik Kawung
Banyak yang bilang kalau inspirasi batik Kawung ini berasal dari Kolang-Kaling. Anda tau dong Kolang-Kaling? Bentuknya lonjong dan putih bening. Rasanya ada yang manis ada yang hambar, sedikit keras sedikit empuk, cocok sekali buat makan es campur.
Nah, Kolang-Kaling ini adalah buah yang dihasilkan oleh pohon Arena atau Palem. Pohon ini menghasilkan buah dengan kulit yang sangat keras dan gelap, namun apabila dibuka, maka di dalamnya ada buah yang putih bersih dan bening. Yang mana dikenal dengan nama Kolang-Kaling. Rasanya juga enak dan bikin segar.
Nah, apabila anda perhatikan, maka memang yang namanya batik Kawung itu mirip sekali dengan buah Kolang-Kaling. Pada batik Kawung, terdapat motif dengan bentuk empat buah Kolang-Kaling yang saling berhadap-hadapan seperti kelopak bunga. Bentuk ini persis sekali apabila buah yang berasal dari pohon Aren tersebut dibelah. Buah tersebut akan berbentuk seperti motif Kawung.
Namun tidak hanya Kolang Kaling saja. Ternyata yang namanya Kumbang Tanduk-pun juga merupakan salah satu inspirasi batik Kawung. Kawung sendiri berasal dari binatang yang bernama Kwangwung, yan artinya Kumbang Tanduk. Sosok kumbang ini dianggap sebagai hama yang menakutkan bagi para petani.
Bentuk kumbang ini juga merupakan suatu inspirasi dari motif batik Kawung. Serangga ini berbentuk bulat dan mengkilat. Sedangkan batik Kawung sendiri berbentuk Oval dan tak jarang berwarna cokelat gelap. Sehingga mereka terlihat serupa. Namun keserupaan ini semakin tinggi ketika serangga tersebut terbang dan mengepakkan sayapnya. Karena ketika mengepakkan sayap, motif kawung dengan empat lingkaran terlihat sangat mirip dengan kumbang ini.
Makna Batik Kawung
Memang batik Kawung itu termasuk motif batik yang cukup simple dan sederhana. Namun ternyata batik Kawung memiliki makna yang dalam, sangat kental dengan filosofi budaya Jawa. Kalau anda masih ingat, batik Kawung itu terinspirasi dari buah Kolang-Kaling. Yang mana berkulit keras dan gelap, namun buahnya putih bersih dan bening.
Sehingga batik Kawung memiliki makna bahwa niat baik dan bersih itu merupakan sebuah ketetapan hati yang tidak perlu dihumbar-humbar dan diketahui orang lain.
Makna yang sunguh indah bukan? S. K. Sewan Susanto, seorang pakar batik Indonesia menyatakan bahwa motif Kawung ini memiliki filosofi Jawa yang berarti “Lambang persaudaraan yang berjumlah empat, dengan satu motif titik ditengah sebagai pusat alam semesta.”
Suatu gambar yang sangat sederhana, ternyata memiliki arti yang sangat filosofis dan luar biasa. Bagaimana? Apakah sekarang anda ingin menggunakan batik Kawung?
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar